Langsung ke konten utama

PRT Butuh Payung Hukum


PRT Indonesia Perlu Payung Hukum Posted by unimig on June 7, 2013

Pembantu Rumah Tangga (PRT) Indonesia memerlukan payung hukum. Untuk itu DPR mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) perlindungan pekerja rumah tangga (PRT). Anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh mengatakan, RUU ini perlu ada karena atas dasar pertimbangan berbagai data saat ini terdapat lebih dari 100 juta PRT di dunia. Jumlah PRT di Indonesia yang mencapai 10.744.887 . Sekitar 67 persennya dari rumah tangga kelas menengah dan menengah atas telah mempekerjakan PRT. “Saat ini jumlah PRT migran Indonesia mencapai kurang lebih 6 juta, dan hingga saat ini telah menempati posisi teratas sebagai tujuan migrasi tenaga kerja Indonesia,” ujar Poempida di Jakarta, Kamis (6/6/2013).

Dalam berbagai konteks, MOU kerja sama Luar Negeri antara Pemerintah RI juga negara tujuan pengiriman TKI, banyak permasalahan advokasi TKI terasa timpang yang dikarenakan negara tujuan pengiriman TKI mempersoalkan keberadaan UU yang melindungi PRT di dalam negeri RI.

Poempida menuturkan, saat ini banyak permasalahan hubungan kerja antar PRT, agen penyalur dan pemberi kerja dinilai membutuhkan suatu landasan hukum yang jelas dalam menyelesaikannya. Sedangkan pada UU No.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan hanya menaungi para pekerja dalam ruang lingkup kegiatan ekonomi. 

 “RUU PPRT ditujukan untuk memberikan naungan hukum akan keberadaan PRT yang fokus bekerja membantu berbagai kegiatan rumah tangga sehari-hari dan bukan untuk tujuan kegiatan ekonomi,” tukas dia. Sebelumnya politisi Partai Golkar, Nurul Arifin kurang mendukung dengan usulan RUU PPRT tersebut. Namun demikian ini pernyataan pribadinya bukanlah sikap Fraksi Golkar secara keseluruhan. Nurul sempat menyatakan pandangannya setelah rapat Badan Legislatif DPR kemarin. 

 “RUU Perlindungan PRT dapat menjadikan masyarakat menjadi lebih materialistis dan merusak tatanan masyarakat. PRT merupakan pekerjaan yang terkait langsung dengan ikatan keluarga, tidak seperti pekerja industrial,” ucap Nurul. Menanggapi itu semua Poempida menjelaskan, Justru Fraksi Golkar di Komisi IX lah yang menggagas RUU tersebut. “Kita sudah banyak bicara. Kita memandang RUU ini perlu ada,” tutup dia. (okezone.com).

Postingan populer dari blog ini

Mesir Siap Kerja Sama Dengan Pemerintah Suriyah

Terkait konflik Suriah, senada dengan arah kebijakan Rusia, pihak Nasionalis Mesir kini telah mengutarakan kesiapannya untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah. “Cerita lama bersemi kembali” Setelah rilis 22 November 2013, seiring dengan bahwa hubungan antara Mesir dan Rusia belakangan ini dikatakan telah menuju awal yang baru, dimana sekali lagi Kairo dan Moskow memutuskan bahwa hubungan di antara mereka memiliki dampak tak terbantahkan dan akan membangun kembali hubungan Rusia dengan seluruh dunia Arab seperti saat perkembangan yang dihasilkan dari hubungan Mesir-Soviet di era mantan Presiden Gamal Abdel Nasser, - kondisi terkini adalah; http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2013/11/egypt-russia-ties-us-implications.html 15 Januari 2014 Partai Demokratik Mesir Nasserist Party dan gerakan nasionalis lainnya telah mengumumkan kesiapan mereka untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah dalam perang melawan militan dukungan pihak asing. Sumber...

Waspada!, Efek domino perang Suriyah sampai ke Indonesia.

Jakarta   - Polisi berhasil melumpuhkan terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2014) . Dari hasil penggerebekan, seorang terduga teroris bernama Dayat alias Daeng tewas saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Ia ditembak mati oleh petugas karena berusaha melawan. Sementara 5 orang rekan Dayat tewas di dalam rumah itu. Mereka ditemukan berkumpul dalam ruang tamu yang berlokasi di sisi paling depan. Kini keenam jenazah terduga teroris yang tewas tersebut telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati. Sementara Nurul Haq, salah satu terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan berencana pergi ke Suriah untuk bergabung bersama front jihad pemberontak Suriyah. Hal ini terungkap setelah Kapolri,Jendral Sutarman membeberkan data rencana Nurul Haq pergi ke Suriyah. "Kita dalam pengungkapan dokumen bahwa Nurul Haq akan berjihad ke Suriah," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman di Jakarta, Kamis (2/1/2014). Menurut Sutarman, ren...

Bid'ah dan muslihatnya..

Bid'ah dengan bermacam definisi, penafsiran dan penjelasannya tidak akan pernah mencapai kata sepakat sampai kiamat. Akan kalian dapati seorang Ulama dalam Madzhab apapun yang dalam kasus baru beliau mengatakan bid'ah, namun dalam kasus baru yang lain menganggapnya sunnah atau makruh, atau mubah. Bid'ah itu jelas jelas ada, Rosulullah sendiri yang menyabdakan, tetapi definisi dan penafsiran tentang itu adalah bid'ah juga, Rosulullah sendiri tidak pernah memberi definisi dan penafsiran bid'ah, Sahabat dan Tabi,in juga tidak. Memperdalam dan suka membincangkan bid'ah akan menjerat kaum Muslimin dalam lubang kegelapan, kaum Muslimin akan tertelan dalam pusaran pertikaian, permusuhan dan bahkan pertumpahan darah. Agaknya alam gelap itulah yang memang dikehendaki oleh Musuh musuh Islam lewat kaum yang disebut "Dajjalun" agar kaum Muslimin tidak sempat memikirkan dan menyusun cara keluar dari panggung penindasan mereka. Bahkan kaum Muslimin tida...