Langsung ke konten utama

Waspada!, Efek domino perang Suriyah sampai ke Indonesia.

Jakarta - Polisi berhasil melumpuhkan terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2014). Dari hasil penggerebekan, seorang terduga teroris bernama Dayat alias Daeng tewas saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Ia ditembak mati oleh petugas karena berusaha melawan.

Sementara 5 orang rekan Dayat tewas di dalam rumah itu. Mereka ditemukan berkumpul dalam ruang tamu yang berlokasi di sisi paling depan. Kini keenam jenazah terduga teroris yang tewas tersebut telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati.

Sementara Nurul Haq, salah satu terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan berencana pergi ke Suriah untuk bergabung bersama front jihad pemberontak Suriyah.
Hal ini terungkap setelah Kapolri,Jendral Sutarman membeberkan data rencana Nurul Haq pergi ke Suriyah. "Kita dalam pengungkapan dokumen bahwa Nurul Haq akan berjihad ke Suriah," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman di Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Menurut Sutarman, rencana Nurul Haq untuk berjihad ke Suriah itu diketahui dari sejumlah dokumen yang ditemukan Densus 88 Polri di rumah kontrakan tempat persembunyian para terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
"Dia sudah mempersiapkan paspor untuk ke sana," sambung Kapolri Jenderal Polisi Sutarman.

 Sementara teroris bernama Anton alias Septi merupakan satu-satunya terduga teroris yang tertangkap dan masih hidup.

Terungkapnya data ini semakin menguatkan sinyalemen bahwa konflik senjata yang berbau SARA di Suriyah bisa berdampak panjang bagi Negara Negara lainya. Maka dari itu pemerintah di seluruh dunia harus mewaspaai jika para militant yang telah berada di Suriyah kembali ke Negara masing masing.

Konflik di Suriyah telah berjalan hampir dua setengah tahun, dan kelompok Pemberontak terus mencari dukungan dari segala pihak dan penjuru dunia. Pemberontak Suriyah melakukan “open Invitation” secara besar besaran untuk memperpanjang konflik di negeri “menara umayah” tersebeut, yang entah butuh berapa lama lagi dan akan memakan berapa banyak korban jiwa lagi.


Postingan populer dari blog ini

Mesir Siap Kerja Sama Dengan Pemerintah Suriyah

Terkait konflik Suriah, senada dengan arah kebijakan Rusia, pihak Nasionalis Mesir kini telah mengutarakan kesiapannya untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah. “Cerita lama bersemi kembali” Setelah rilis 22 November 2013, seiring dengan bahwa hubungan antara Mesir dan Rusia belakangan ini dikatakan telah menuju awal yang baru, dimana sekali lagi Kairo dan Moskow memutuskan bahwa hubungan di antara mereka memiliki dampak tak terbantahkan dan akan membangun kembali hubungan Rusia dengan seluruh dunia Arab seperti saat perkembangan yang dihasilkan dari hubungan Mesir-Soviet di era mantan Presiden Gamal Abdel Nasser, - kondisi terkini adalah; http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2013/11/egypt-russia-ties-us-implications.html 15 Januari 2014 Partai Demokratik Mesir Nasserist Party dan gerakan nasionalis lainnya telah mengumumkan kesiapan mereka untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah dalam perang melawan militan dukungan pihak asing. Sumber...

Bid'ah dan muslihatnya..

Bid'ah dengan bermacam definisi, penafsiran dan penjelasannya tidak akan pernah mencapai kata sepakat sampai kiamat. Akan kalian dapati seorang Ulama dalam Madzhab apapun yang dalam kasus baru beliau mengatakan bid'ah, namun dalam kasus baru yang lain menganggapnya sunnah atau makruh, atau mubah. Bid'ah itu jelas jelas ada, Rosulullah sendiri yang menyabdakan, tetapi definisi dan penafsiran tentang itu adalah bid'ah juga, Rosulullah sendiri tidak pernah memberi definisi dan penafsiran bid'ah, Sahabat dan Tabi,in juga tidak. Memperdalam dan suka membincangkan bid'ah akan menjerat kaum Muslimin dalam lubang kegelapan, kaum Muslimin akan tertelan dalam pusaran pertikaian, permusuhan dan bahkan pertumpahan darah. Agaknya alam gelap itulah yang memang dikehendaki oleh Musuh musuh Islam lewat kaum yang disebut "Dajjalun" agar kaum Muslimin tidak sempat memikirkan dan menyusun cara keluar dari panggung penindasan mereka. Bahkan kaum Muslimin tida...