Langsung ke konten utama

SALAFI MENGHANCURKAN SEJARAH ISLAM DI MALI

Kota Metropolis bawah air Atlantis, kota yang hilang dari El Dorado. Lembah mistik Shangri-La. Pasir menyapu kota Timbuktu. Tiga situs (Atlantis, El Dorado, Shangri-La) bisa dikatakan “fantasi”, tetapi Timbuktu adalah, situs sejarah yang sangat nyata, dan sangat penting. 

 Mungkin makna sejarah terbesar dari Timbuktu adalah sebagai pusat untuk belajar Islam dari 13 ke abad 17, selama Kekaisaran Mali (1230-1600) dan khususnya (1443-1558) khususnya masa Askia Mohammad I. Madrasah yang terkenal Timbuktu, termasuk Universitas Alquran Sankore, memiliki sekitar 25.000 siswa, di mana mahasiswa dan sarjana belajar agama, seni dan ilmu pengetahuan. 

 Ini juga merupakan situs sejarah yang berada dalam bahaya besar, karena Islam radikal, yang dikenal sebagai Ansaruddin, telah mengambil alih kota kecil di Mali itu, mengancam kehancuran monumen, situs keagamaan, dan dokumen berharga. 

Selama tahun 2012, Salafi/Wahabi melakukan penghancuran berbagai macam situs-situs sejarah, baik manuskrip/naskah kuno, makam orang Suci dan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Mali, Afrika. Tak luput pula, membunuh manusia. Telah dilaporkan adanya penghancuran makam dan masjid (simbol penting bagi kaum Sufi), bagi sejarawan banyak nilai sejarah di kota tersebut dengan koleksi naskah 70.000. 

Banyak naskah salinan yang dibuat oleh para ulama, namun banyak juga yang asli menghadapi ancaman dari resiko perawatan dan ancaman dari Ansaruddin. Mereka juga membakar manuskrip-manuskrip kuno di sana. Ousmane Halle mengatakan : "Ini benar-benar mengkhawatirkan," katanya kepada The Associated Press melalui telepon dari ibukota Mali, Bamako. "Mereka membakar semua naskah kuno yang penting. Buku-buku kuno geografi dan ilmu pengetahuan. Ini adalah sejarah Timbuktu, dan rakyatnya." (2) 

(Contoh manuskirp Astronomi Kuno) 

Para pejuang Islam yang terkait al Qaeda menggunakan sekop dan palu untuk menghancurkan makam orang suci di ibukota Mali Timbuktu dan mereka mengatakan akan mempertahankan kemurnian iman mereka terhadap penyembahan berhala.

Tapi sejarawan mengatakan kampanye kehancuran di kota-kota cagar yang terdaftar UNESCO dan merupakan sejarah Islam di Afrika, yang mencakup pesan toleransi selama berabad-abad. Kelompok pemberontak Anshoruddin yang pada April merebut Mali utara bersama dengan separatis Tuareg menghancurkan sedikitnya delapan makam Timbuktu dan beberapa makam, kuil yang berusia berabad-abad sebagai cermin kehidupan Sufi Islam di sana sehingga Timbuktu dikenal sebagai "Kota 333 Orang Suci". 

Teroris Wahabi / Salafi Para telah membunuh warga Sunni tak berdosa di seluruh dunia. Mereka telah menyerang orang-orang di Timbuktu, Mali. Mereka telah menghancurkan LEBIH 300 hanya dalam waktu beberapa hari saja. MENGAPA KITA TIDAK MENGHENTIKAN MEREKA? Kita harus menentang terorisme yang didukung Saudi di tanah Islam. 

Kita harus menghentikan teroris seperti Al-Qaeda. Kita harus menentang penghancuran masjid dan makam. Wahabi / Deobandi / Salafi teroris memiliki BANYAK dukungan dari milyarder Saudi yang kaya minyak dan baru-baru ini dapat dukungan dari pemerintah Ikhwanul Muslimin Mesir dan kelompok Mali Wahabi yang menyebar, Wahabi ini menyerang warisan Islam, seperti yang telah mereka lakukan selama beberapa dekade. 

Wahabi / Salafi / menentang budaya dan peradaban. Mereka adalah orang-orang anti-Islam yang menentang sejarah panjang peradaban dan budaya Islam. Wahabi / Salafi adalah orang-orang terbelakang yang kemudian berubah menjadi kaya dan lebih kaya, karenanya pulalah menyebabkan korupsi, kekerasa dan perilaku anti Islam. Saksikan aksi mereka di Mali pada Video berikut :


Referensi : 1) Yanabi : Why aren't we Sunnis doing more? 2) Carley Petesch and Krista Larson, Associated Press / January 28, 2013, “Islamists burn ancient manuscripts in Mali's Timbuktu”. 3) Pascal Fletcher, “Timbuktu tomb destroyers pulverise the history of Islam in Africa”, 3 Juli 2012.

Postingan populer dari blog ini

Mesir Siap Kerja Sama Dengan Pemerintah Suriyah

Terkait konflik Suriah, senada dengan arah kebijakan Rusia, pihak Nasionalis Mesir kini telah mengutarakan kesiapannya untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah. “Cerita lama bersemi kembali” Setelah rilis 22 November 2013, seiring dengan bahwa hubungan antara Mesir dan Rusia belakangan ini dikatakan telah menuju awal yang baru, dimana sekali lagi Kairo dan Moskow memutuskan bahwa hubungan di antara mereka memiliki dampak tak terbantahkan dan akan membangun kembali hubungan Rusia dengan seluruh dunia Arab seperti saat perkembangan yang dihasilkan dari hubungan Mesir-Soviet di era mantan Presiden Gamal Abdel Nasser, - kondisi terkini adalah; http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2013/11/egypt-russia-ties-us-implications.html 15 Januari 2014 Partai Demokratik Mesir Nasserist Party dan gerakan nasionalis lainnya telah mengumumkan kesiapan mereka untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah dalam perang melawan militan dukungan pihak asing. Sumber...

Waspada!, Efek domino perang Suriyah sampai ke Indonesia.

Jakarta   - Polisi berhasil melumpuhkan terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2014) . Dari hasil penggerebekan, seorang terduga teroris bernama Dayat alias Daeng tewas saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Ia ditembak mati oleh petugas karena berusaha melawan. Sementara 5 orang rekan Dayat tewas di dalam rumah itu. Mereka ditemukan berkumpul dalam ruang tamu yang berlokasi di sisi paling depan. Kini keenam jenazah terduga teroris yang tewas tersebut telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati. Sementara Nurul Haq, salah satu terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan berencana pergi ke Suriah untuk bergabung bersama front jihad pemberontak Suriyah. Hal ini terungkap setelah Kapolri,Jendral Sutarman membeberkan data rencana Nurul Haq pergi ke Suriyah. "Kita dalam pengungkapan dokumen bahwa Nurul Haq akan berjihad ke Suriah," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman di Jakarta, Kamis (2/1/2014). Menurut Sutarman, ren...

Bid'ah dan muslihatnya..

Bid'ah dengan bermacam definisi, penafsiran dan penjelasannya tidak akan pernah mencapai kata sepakat sampai kiamat. Akan kalian dapati seorang Ulama dalam Madzhab apapun yang dalam kasus baru beliau mengatakan bid'ah, namun dalam kasus baru yang lain menganggapnya sunnah atau makruh, atau mubah. Bid'ah itu jelas jelas ada, Rosulullah sendiri yang menyabdakan, tetapi definisi dan penafsiran tentang itu adalah bid'ah juga, Rosulullah sendiri tidak pernah memberi definisi dan penafsiran bid'ah, Sahabat dan Tabi,in juga tidak. Memperdalam dan suka membincangkan bid'ah akan menjerat kaum Muslimin dalam lubang kegelapan, kaum Muslimin akan tertelan dalam pusaran pertikaian, permusuhan dan bahkan pertumpahan darah. Agaknya alam gelap itulah yang memang dikehendaki oleh Musuh musuh Islam lewat kaum yang disebut "Dajjalun" agar kaum Muslimin tidak sempat memikirkan dan menyusun cara keluar dari panggung penindasan mereka. Bahkan kaum Muslimin tida...