Langsung ke konten utama

GENG TERORIS DI SURIAH


Dua hari dalam pekan ini, Prancis/Inggris/Amerika mengingatkan dunia akan kolektivitas mereka, kegilaan mereka, serangan terus menerus menyerang Suriah dan pamer bisa mengabaikan peringatan dunia.

Tanggal 27 Mei, Senator sayap kanan Amerika dan kandidat presiden, John McCain menjadi tamu asing dan secara ilegal masuk ke Suriah, demi melakukan pertemuan ilegal dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA), yang menyediakan belanja demi membuat Suriah menjadi “Libya Babak II” atau “Irak Babak III. 

Pada saat yang sama, 27 Mei, Jurnalis dan patriot Suriah, Yara Abbas, menjadi jurnalis martir Suriah dibunuh oleh penembak jitu FSA. Pada tanggal 27 Mei, baik Le Merde dan The Guardian dilaporkan masuk ke Suriah secara ilegal, dan menghabiskan waktu selama dua bulan dengan FSA. Mereka tentu akan membuat dan menulis segala sesuatu selama delapan minggu mereka tinggal. 

Sehari sebelumnya, para penduduk damaskus mencium bau busuk dan mulai melihat ada asap di udara. Banyak ungkapan di Facebook, mereka saling berbagai mengenai kondisi di daerah masing-masing dan menggambarkannya; sebagai sebuah lelucon bahwa tentara Suriah mungkin sedang membakar mayat-mayat para barbar. 

Dan sehari sebelumnya, sebuah pernyataan resmi disampaikan kepada penduduk Damaskus, bahwa banyak yang terlihat masuk Rumah Sakit gawat darurat, di sekitar kota dan mengelauh sesak nafas dan penghilatan kabur. 90% pasien dipulangkan sementara sisanya tetap menginap untuk dilakukan observasi. 

 Juga dilaporkan, meskipun tidak resmi, para pasukan FSA mencoba menyerang Damaskus dengan sebuah roket udara, roket yang mengandung fosfor putih, menyebabkan luka ringan, mencekam sesaat dan kebetulan tak ada korban jiwa. 

 Apakah mungkin bahwa ledakan roket fosfor putih yang ibu kota Suriah, dimaksudkan menyambut McCain, yang membantu keberhasilan kudeta berdarah terhadap Libya? Bahwa peristiwa kemartiran wartawan adalah untuk meningkatkan teror? Bahwa seorang senator AS benar-benar akan menyerang Suriah (dan seolah-olah mengatakan, "apa yang akan Anda lakukan merespon tentang hal itu?"). 

Bagaimana mungkin gerombolan FSA dapat membuat sebuah bom fosfor putih? Kita semua melihat foto dan video mereka, bahwa mereka tidak mampu membuat itu, kecuali membuat kalimat hujatan. Mereka tidak memiliki kapasitas intelektual untuk membuat rudal seperti itu, tanpa seseorang dengan kecerdasan yang membimbing mereka. Meskipun pertanyaan-pertanyaan ini tidak dapat segera mendapatkan jawabannya. 

Namun, kelak akan terbukti, melalui tulisan dan kata-kata reporter dalam sebuah artikel yang saat ini sedang dikaji- bahwa dia (McCain) telah berbohong tentang apa yang ia lakukan selama ini bersama rekan-rekannya, dan masuk secara ilegal di Suriah dan mereka semua harus menghadapi hukuman yang sesuai. Sumber : TRIAD OF TERRORISM AGAINTS AT SYIRIA Oleh : Miri Wood, R.N.,c.

Postingan populer dari blog ini

Mesir Siap Kerja Sama Dengan Pemerintah Suriyah

Terkait konflik Suriah, senada dengan arah kebijakan Rusia, pihak Nasionalis Mesir kini telah mengutarakan kesiapannya untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah. “Cerita lama bersemi kembali” Setelah rilis 22 November 2013, seiring dengan bahwa hubungan antara Mesir dan Rusia belakangan ini dikatakan telah menuju awal yang baru, dimana sekali lagi Kairo dan Moskow memutuskan bahwa hubungan di antara mereka memiliki dampak tak terbantahkan dan akan membangun kembali hubungan Rusia dengan seluruh dunia Arab seperti saat perkembangan yang dihasilkan dari hubungan Mesir-Soviet di era mantan Presiden Gamal Abdel Nasser, - kondisi terkini adalah; http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2013/11/egypt-russia-ties-us-implications.html 15 Januari 2014 Partai Demokratik Mesir Nasserist Party dan gerakan nasionalis lainnya telah mengumumkan kesiapan mereka untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah dalam perang melawan militan dukungan pihak asing. Sumber...

Waspada!, Efek domino perang Suriyah sampai ke Indonesia.

Jakarta   - Polisi berhasil melumpuhkan terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2014) . Dari hasil penggerebekan, seorang terduga teroris bernama Dayat alias Daeng tewas saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Ia ditembak mati oleh petugas karena berusaha melawan. Sementara 5 orang rekan Dayat tewas di dalam rumah itu. Mereka ditemukan berkumpul dalam ruang tamu yang berlokasi di sisi paling depan. Kini keenam jenazah terduga teroris yang tewas tersebut telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati. Sementara Nurul Haq, salah satu terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan berencana pergi ke Suriah untuk bergabung bersama front jihad pemberontak Suriyah. Hal ini terungkap setelah Kapolri,Jendral Sutarman membeberkan data rencana Nurul Haq pergi ke Suriyah. "Kita dalam pengungkapan dokumen bahwa Nurul Haq akan berjihad ke Suriah," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman di Jakarta, Kamis (2/1/2014). Menurut Sutarman, ren...

Bid'ah dan muslihatnya..

Bid'ah dengan bermacam definisi, penafsiran dan penjelasannya tidak akan pernah mencapai kata sepakat sampai kiamat. Akan kalian dapati seorang Ulama dalam Madzhab apapun yang dalam kasus baru beliau mengatakan bid'ah, namun dalam kasus baru yang lain menganggapnya sunnah atau makruh, atau mubah. Bid'ah itu jelas jelas ada, Rosulullah sendiri yang menyabdakan, tetapi definisi dan penafsiran tentang itu adalah bid'ah juga, Rosulullah sendiri tidak pernah memberi definisi dan penafsiran bid'ah, Sahabat dan Tabi,in juga tidak. Memperdalam dan suka membincangkan bid'ah akan menjerat kaum Muslimin dalam lubang kegelapan, kaum Muslimin akan tertelan dalam pusaran pertikaian, permusuhan dan bahkan pertumpahan darah. Agaknya alam gelap itulah yang memang dikehendaki oleh Musuh musuh Islam lewat kaum yang disebut "Dajjalun" agar kaum Muslimin tidak sempat memikirkan dan menyusun cara keluar dari panggung penindasan mereka. Bahkan kaum Muslimin tida...